Melihatmu dari kejauhan membuatku berpikir
teringat, berputar, tak terarah
bayanganmu, tangismu
di kepala
Tidak, semua ini terjadi
bukan salahmu, bukan salahku, bukan salahnya
Tidak, aku tidak menyalahkan kita, keadaan, keputusan
Semua terjadi karena memang seharusnya terjadi
pertemuan, perpisahan
Cintamu pada akhirnya akan terkikis
oleh memori perih yang kuciptakan untukmu dan juga untukku
Tidak, aku tidak butuh memori perih itu
sudah kumiliki, sejak lama,
sebelum ku mengenalmu dan kau mengenalku
Pantaskah aku
dicintai dan mencintai
atau merasakan hanya secercahnya
Entah, siapa punya, siapa bisa berikan, siapa bisa kuberikan
Pantaskah aku
untuk menyanjung diriku
di saat mungkin saja kau tak ingin mengakui
keberadaanku, cintaku, rasaku
pemikiranku untukmu
Aku tak ingin mengutuk diri ini
karena tampak diriku telah terkutuk
untuk dicintai tanpa mencintai
untuk mencintai tanpa dicintai
atau tak lagi mengenal
hati yang kau cari.
-Murenzonio-
Tiara Murli
15 Januari 2019



